Siapakah Khumaini sebenarnya? Dan apa asal agamanya? Inilah yang masih banyak tidak diketahui oleh kaum muslimin.

Ayah Khumaini berasal dari selatan negara India yang menganut agama sikh dan ibunya adalah anak dari seorang imam di tempat peribadatan agama sikh di Kasmir. Apa sikhisme itu? Sikhisme (bahasa Punjabi: yang menganut agama sikh ਿਸੱਖੀ) adalah salah satu agama besar di dunia yang bertolak belakang dengan islam. Agama ini berkembang terutamanya pada abad ke16 dan 17 di India. Kata Sikhisme berasal dari kata Sikh, yang berarti “murid” atau “pelajar”. Selebihnya bisa lihat disini dan sini.

Dan tentunya, kita tidak sembarang ucap, bahwa dia asalnya dari kaum penganut agama sikh di India. Itu diakui sendiri oleh Ulama syi’ah Musa AlMusawi. Dia mengatakan pada kitabnya AlJumhuriyyah AtsTsaniyah:

حيث قدم جده من الهند قبل 120 سنة وسكن قرية خمين في إيران. ووالده هو مصطفي ابن احمد وكان يدعى سينكا ٬ ولد سنة 1842 في كشمير من أسرة سيخية ثرية وكان والد سينكا تاجر خمر وعلى علاقة ودية بالإنجليز ٬ولما تعرف على فتاة مسلمة تدعى طاهرة وهي ابنة أحد التجار المسلمين قرر اعتناق الدين الإسلامي للزواج منها فهدده أهله بالقتل ففر مع طاهرة من كشمير إلى مدينة لكفؤ ٬وأسلم سينكا على يد سيد حامد حسين مؤلف كتاب عبقات الأنوار.وحفيد عم الخميني يسمى ودا ويعيش بالقرب من مدينة سريناجار عاصمة كشمير ٬وهو مسؤول عن معابد السيخ هناك . وهذه المعلومات استقاها المؤلف من علماء الشيعة في كشمير

“Kakek Khumaini datang dari India sebelum 120 tahun yang lalu. Dan dia tinggal di kota Khumain di Iran. Dan ayahnya adalah Musthafa bin Ahmad dan dikenal sebagai “Singh” lahir tahun 1842 di Kashmir dari keluarga penganut agama sikh. Dan ayah Singh adalah penjual Khamr dan memiliki hubungan hangat dengan Inggris. Dan setelah dia mengenal seorang wanita muslimah yang bernama Thahirah dan dia adalah anak dari pedagang muslimin, maka dia menetapkan untuk memeluk agama islam agar dapat menikah dengan wanita tersebut. Maka keluarganya mengancam untuk membunuhnya. Maka dia kabur bersama Thahirah dari Kashmir ke kota lokfo. Dan Singh masuk islam di tangan Sayyid Hamid Husain penulis Kitab ‘Aqabat AlAnwar. Dan cucu dari pamannya Khumaini bernama Wud dan dia tinggal di dekat kota Srinagar ibu Kota Kashmir dan dia penanggung jawab tempat-tempat peribadatan Sikh disana. Dan inilah info-info yang dikumpulkan oleh penulis dari ulama-ulama syi’ah di Kashmir ”(AlJumhuriyyah AtsTsaniyah hal. 352)

Itu adalah kesaksian ulama syi’ah sendiri.

Sehingga Khumaini bukan Ahlul Bait, Karena Ahlul Bait adalah keturunan nabi yang benar-benar berpegang teguh dengan agama islam dan bukan keturunan dari keluarga penganut agama sikh.

Bukti lain kalau dia asal India adalah foto di bawah ini:

Khumaini dan ayahnya

Keterangan foto menggunakan bahasa persia. Intisari maknanya: “Gambar Khumaini di masa kecilnya sedang di gendong oleh ayahnya. Diambil dari kitab “Malik Kiyan” karangan Dr. Humaid Khowajah Nushairi. Kitab mereka sendiri yang bersaksi dan gambarnya jelas. Dan ternyata, Khumaini sendiri mengakui bahwa dia adalah seorang India. Dan ini banyak yang tidak diketahui oleh kaum muslimin.

Dia berkata sendiri di kitabnya Syarh Du’a Sihr bahwa dia adalah orang India. Dia menamai dirinya dengan “AsSayyid Ruhullah bin Musthafa AlKhumaini AlHindi”. AlHindi adalah berasal dari India. Lihat pengakuan dia sendiri disini:

khumaini yang bukan Ahlul Bait

Lihat Pengakuannya Yang Diblock Warna Kuning

Begitulah khumaini yang bukan Ahlul Bait. Pada awal hidupnya dia menulis risalah dan kitab dengan namanya Hindi (asal India). Kemudian tibatiba

berubah menjadi Musawi dan kemudian memakai kain penutup kepala warna hitam.

Akan tetapi saudaranya Khumaini enggan untuk merubah nasab keluarganya dari Singh menjadi Musawi. Dan dia juga enggan untuk memakai kain penutup kepala hitam. Akhirnya, Khumaini mengurungnya hingga membunuh saudaranya. Maka orang pertama asal India dari kaum penganut agama Sikh yang menguasai Iran dan memperbudak orang syi’ah dan memut’ah wanita-wanita syi’ah sekehendak perutnya adalah Khumaini.

Maka bagaimana dia dipastikan sebagai Ahlul Bait, sedangkan nasabnya saja masih sangat diragukan.

Dan Khumaini, meletakkan simbol khas agama nenek moyangnya “Sikh” sebagai simbol negara Iran. Maka sangat mirip simbol bendera Iran dan simbol bendera kaum agama Sikh.

Lambang Persia

Yang sebelah kiri adalah simbol negara Iran. Sebelah kanan simbol agama Sikh

sikh

Simbol Agama sikh

iran

Simbol Negara Iran

Maka, begitukah ahlul bait?? Memiliki kesamaan dengan agama sikh?? Kalla wa haasya. Bodohlah orang yang bodoh tertipu oleh Khumaini.

Bahkan.. Sekali lagi, nasabnya sangat diragukan bahkan ada versi lain yang menyatakan dia adalah keturunan Inggris walau India adalah tempat tinggalnya. Ayahnya bernama William Richard Williampshon. Dia lahir di kota Bristol dan ibunya seorang India Kashmir. .

Berita ini diambil dari salah satu kabar media dari India yang telah dikabarkan pada tahun 80an.

Dan selebihnya bisa dilihat disini.

Maka, bagaimana Khumaini dapat dipastikan sebagai Ahlul Bait keuturnan nabi, sedangkan nasabnya saja tidak diakui oleh ulama syi’ah dan yang lainnya.

Maka dari itu, Abu Muntashir AlBalusy mengatakan:

ان الخميني لا ينتسب الى سلسلة نسب معروفة

“Sesungguhnya Khumaini tidak bernasab kepada silsilah nasab yang dikenal”.

Penulis: Muhammad Abdurrahman Al Amiry

Artikel: alamiry.net (Kajian Al Amiry)

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re‐publikasi, copy‐ atau mencetak artikel yang di

alamiry.net dengan menyertakan alamiry.net sebagai sumber artikel. paste ada Ikuti status kami dengan menekan tombol follow pada akun FB Muhammad Abdurrahman Al Amiry , dan tombol follow pada akun Twitter@ma_alamiry

Sumber : alamiry.net